Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Kebakaran di Gedung DPRD Makassar, Ini Total Kerugiannya

Kebakaran di gedung DPRD Makassar menyebabkan kerugian Rp253,4 miliar, termasuk 67 mobil dan 15 motor terbakar. Kerusakan gedung parah, estimasi bisa bertambah.
Suasana di kantor DPRD Makassar yang dibakar massa saat unjukrasa Jumat malam (29/8/2025) hingga Sabtu dini hari (20/8/2025). Unjukrasa yang awalnya kondusif pada sore hari berubah jadi pembakaran saat malam hingga dini hari yang menelan 3 korabn jiwa dan puluhan mobil di kantor DPRD Makassar dan DPRD Sulawesi Selatan. Bisnis/Paulus Tandi Bone
Suasana di kantor DPRD Makassar yang dibakar massa saat unjukrasa Jumat malam (29/8/2025) hingga Sabtu dini hari (20/8/2025). Unjukrasa yang awalnya kondusif pada sore hari berubah jadi pembakaran saat malam hingga dini hari yang menelan 3 korabn jiwa dan puluhan mobil di kantor DPRD Makassar dan DPRD Sulawesi Selatan. Bisnis/Paulus Tandi Bone

Bisnis.com, MAKASSAR - Pemerintah Kota Makassar, Sulawesi Selatan (Sulsel) menyebut kerugian dari terbakarnya gedung DPRD Kota Makassar ditaksir mencapai Rp253,4 miliar. 

Angka tersebut dihitung berdasarkan hasil asesmen cepat dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD).

Komandan Tim Asesmen Kaji Cepat BPBD Kota Makassar Yuli Rachmat merinci sebanyak 67 unit mobil yang hangus terbakar, estimasi nilainya mencapai sekitar Rp13,4 miliar. Diasumsikan tiap mobil senilai Rp200 juta.

Kemudian sebanyak 15 unit sepeda motor yang terbakar, estimasi kerugiannya mencapai sekitar Rp240 juta. Asumsinya tiap sepeda motor dihitung senilai Rp16 juta.

Sementara untuk gedung DPRD Makassar yang terdiri dari empat lantai dengan masing-masing lantai seluas 400 meter persegi, ditaksir mencapai Rp239,76 miliar. 

"Gedung ini mengalami kerusakan parah akibat kebakaran. Hampir seluruh bagian bangunan terlihat hangus dan puing berserakan di setiap lantai," jelas Yuli di Makassar, Sabtu (30/8/2025).

Kendati demikian, dia menambahkan, timnya menghadapi kendala dalam melakukan inventarisasi akibat kondisi bangunan yang rentan runtuh. Akses ke beberapa ruangan juga kini sangat terbatas, sehingga sejumlah peralatan dan dokumen belum dapat dihitung.

Alat dan perlengkapan kantor belum dapat diasumsikan nilainya karena fisiknya yang sudah tidak dapat dikenali.

Oleh sebab itu BPBD memperkirakan nilai Rp253,4 miliar yang disampaikan pada estimasi awal ini bisa saja bertambah. Pasalnya nilai tersebut juga belum dihitung pada nilai biaya pemulihan layanan pemerintahan, relokasi, serta kehilangan arsip dan dokumen penting.

"Kemudian nilai sebenarnya dari mobil yang terbakar juga belum pasti karena jenis mobil yang sulit dikenali, terutama perbedaan antara kendaraan dinas dan mobil biasa. Selain itu, luas dan spesifikasi bangunan juga belum dapat dipastikan secara akurat," jelasnya.


Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel

Bisnis Indonesia Premium.

Dapatkan informasi komprehensif di Bisnis.com yang diolah secara mendalam untuk menavigasi bisnis Anda. Silakan login untuk menikmati artikel Bisnis Indonesia Premium.

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Berita Terbaru

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

# Hot Topic

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Rekomendasi Kami

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Foto

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro